Jangan pernah
merasa bosan;
karena aku selalu
mengetuk hatimu
Berikan aku
kesempatan untuk memaafkanmu
Eth, suatu waktu
matahari mengantarkanku
untuk bertemu
dikau di suatu tempat itu
Biarkan aku mencarimu
Sudah hampir tiga
bulan aku bersamamu
tetapi kau bungkam
di depanku
Waktu ini takkan ia bertanya, dimana keberadaanmu
tetapi suarakulah
yang datang mencari
dan bertanya
tentangmu
disaat kakiku
terseok seok karenamu
Hatiku menangis dan bertanya kepadamu, Etha '' Kamu di mana?''
Kenapa mulutmu
menjadi bungkam;
sampai aku sulit
tuk mendengarkan suaramu
Anda tanganku
adalah sayap bagaikan burung merpati;
maka aku datang padamu dan duduk di atas bahumu
Aku hanya membayang diketepian jauh, hanya untukmu,''Etha''
Aku hanya membayang diketepian jauh, hanya untukmu,''Etha''
Izinkan aku tuk tinggal
di dalam isatana kecilmu
seandainya, istanah
itu milik kita berdua
Yogyakarta, 19 Mei
2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar