Ku duduk di permadani yang indah
permai
Angin meniup sepoi-sepoi
Burung-burung terbang kian menari
Ku teringat ketika bumi bercerita
tentang
aku dan bintang disaat musim semi
Di bawah pohon cemara itu terlihat
kelelawar malam berlomba-lomba
menagkap bintang
Aku mengakhiri ceritaku
Sudah lama bumi bersama aku dan
bintang
tetapi kelelawar itu masih
bersahabat dengan pedang
Ketika aku masih bercerita,
Ia masih memilih api bukan memilih
kata-kata cinta
Karena baginya, kata-kata cinta
masih kurang tuk memalingkanku
Maka;
Ia menusukku dengan pedang
Yogyakarta, 2 Desember 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar