Selasa, 08 Desember 2015

BULAN BERDARAH



Bulan kedua belas adalah bulan berdarah
Ketika mereka bangun menyongsong menyambuat fajar,
 senjata-senjata turun jalan mengusir para cendekiawan
seakan-akan mereka adalah pemegang kekuasaan dunia

bulan ke dua belas adalah bukan bulan berkah,
karena senja datang menggelapkan dunia
dimana para cendekia mencari keadilan

Bulan ke dua belas adalah bulan penuh damai,
Tetapi bagi para cendekia dijemput dengan tima panas
Kedamaian ditelan ular dan membohong
para cendekia, seakan ia seperti raja

Bulan kedua belas adalah bulan berdarah
Ketika mereka bangun menyongsong menyambuat fajar,
senjata-senjata turun jalan mengusir para cendekiawan
seakan-akan mereka adalah pemegang kekuasaan dunia

bulan ke dua belas adalah bukan bulan berkah,
karena senja datang menggelapkan dunia
dimana para cendekia mencari keadilan

Bulan ke dua belas adalah bulan penuh damai,
Tetapi bagi para cendekia dijemput dengan tima panas
Kedamaian ditelan ular dan membohong
para cendekia, seakan ia seperti raja

Di bulan ke dua belas ini sili berganti mengalir
tinta merah mewarnai bumi
Ia terlalu sombong mencekik para cendekiawan
di depan rumahnya sendiri
tanpa ada rasa malu
para pecundang itu bermainkan pedang

kenapa bulan kedua belas disebut bulan darah?
Karena setiap tanggal satu bulan dua belas, adalah haram bagi para penjaja
Bagi para cendekia adalah hari kelahiran Sang Imanuel
Tetapi para penjaja menginjak-injak
dan membunuh bayi suci itu dengan senjata…

Maka, bulan dua belas adalah bulan yang penuh berdarah
Bulan itu bulan yang memilukan dalam relung para cendekia
Takkan mereka lupakan setiap peristiwa
yang dimainkan para algojo di bulan kedua belas  itu…

Yogyakarta, 8 Desember 2015

Tidak ada komentar: