Selasa, 01 Maret 2016

KETAWA II

Kau melihat aku dan ketawa
Ketawalah karena kau jadikan aku bahan cerita
Ketawalah sepanjnag masa
lucumu ada
bagiku tak ada lucu bagi kau
Lucumu adalah obat bagiku
Ketika kau ketawa, aku sembu
Dan ketawamu diketawai harimau

Kau melihat aku dan ketawa,
bagiku tak ada gunanya
Ketawamu adalah untuk dirimu
bukan aku

Terlihat mawar-mawar putih itu masih ketawa
Tapi bukan untuk aku
Kulihat mereka mengeluarkan bui pada mulut
entahlah apa maksud mereka
tetapi ketawalah
karena ketawamu adalah untuk dirimu
bukan aku

Tak ada guna ketawamu bagiku
tawailah kesombonganmu sendiri
Meski kau ketawa; aku tetap tak mengerti
Karena kau ketawa bukan untuk aku
tapi kau

Yogyakarta, 01 Maret 2016

Tidak ada komentar: